Lion Air JT-800 Alami Insiden Bird Strike

by
Ilustrasi Pesawat Lion Air JT-800. (Foto : Lion Air)

Sijori News, Batam — Pesawat Lion Air JT-800 penerbangan rute Surabaya tujuan Makassar mengalami Insiden Bird Strike. Akibat kejadian tersebut, Pesawat Lion Air JT-800 kembali ke Bandar Udara Asal di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group dengan operasional nomor JT-800 dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG) telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP).

“Lion Air penerbangan JT-800 telah dipersiapkan secara tepat. Sebelum keberangkatan, pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHR dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check),” kata Danang, kepada Sijori Kepri, kemarin.

Lion Air penerbangan JT-800 dijadwalkan lepas landas pukul 16.20 WIB dengan membawa 7 (tujuh) kru dan 222 penumpang.

Fase mengudara (take off) berjalan normal. Berkisar 15 menit, ada indikator di kokpit yang menunjukan indikasi tidak sesuai dengan yang semestinya, sehingga perlu dilakukan pengecekan kembali.

“Pilot memutuskan kembali ke Bandar Udara Internasional Juanda (return to base/ RTB),” ungkap Danang.

Saat kembali, Pesawat mendarat secara normal. Setelah pesawat parkir dengan sempurna pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan ke ruang tunggu.

Hasil pengecekan, pesawat bagian depan sebelah kanan mengalami bird strike. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendetail. Dan Lion Air telah menginformasikan dampak yang timbul kepada seluruh penumpang.

Lion Air mempersiapkan penerbangan JT-800 dengan pesawat pengganti yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGQ. Pesawat berangkat pukul 20.13 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.19 WITA.

“Insiden bird strike akan terus dipelajari dalam operasional penerbangan, dinilai sangat perlu dikembangkan untuk mengantisipasi gangguan burung di sekitar wilayah penerbangan, sebagai keseriusan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan,” pungkas Danang. (Rhiz)

No More Posts Available.

No more pages to load.