Example floating
Example floating
Example 728x250
TANJUNGPINANG

80 Peserta Ramaikan Pawai Takbir Idul Adha Keliling di Tanjung Pinang

×

80 Peserta Ramaikan Pawai Takbir Idul Adha Keliling di Tanjung Pinang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bersama Wali Kota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah melepas Pawai Takbir Idul Adha 1446 H di Kota Tanjung Pinang
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bersama Wali Kota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah melepas Pawai Takbir Idul Adha 1446 H di Kota Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG – Kota Tanjung Pinang kembali menggelar tradisi tahunan Pawai Takbir Keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Kamis (5/6/2025) malam. Sebanyak 80 kelompok peserta memenuhi jalanan dengan kendaraan hias bernuansa Islami, menciptakan suasana religius yang meriah.

Pawai yang mengambil rute dari Tugu Sirih di depan Gedung Daerah hingga Jalan Hang Tuah ini diikuti oleh 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 47 kelompok masyarakat yang berasal dari berbagai masjid, surau, mushalla, serta organisasi kemasyarakatan se-Kota Tanjung Pinang.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara resmi melepas pawai dengan melakukan pemukulan beduk, didampingi oleh Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota Raja Ariza. Prosesi pelepasan kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera sebagai tanda dimulainya pawai takbir keliling tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjung Pinang Zulhidayat, seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat dan lurah se-Kota Tanjung Pinang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjung Pinang.

Gubernur Ansar dalam sambutannya menyatakan, “Acara ini bukan sekadar tradisi, tapi wujud nyata kebersamaan dan syiar Islam yang penuh makna.”

Ia menekankan pentingnya meneladani nilai pengorbanan dalam perayaan Idul Adha.

Pawai yang mengusung semangat persatuan ini berhasil menarik perhatian warga yang memadati sepanjang rute perjalanan.

Gubernur Ansar berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari khazanah budaya dan keagamaan masyarakat Kepri. ***